rajapoker88.com-Ketika menjalani hubungan asmara bersama orang tercinta, tidak jarang dalam hubungan tersebut pasti ada permasalahan di dalamnya. Baik itu permasalahan yang kecil hingga permasalahan yang besar dan mengharuskan salah satu pihak mencoba meninggalkan satu pihak yang lain.
Ditinggal pacar atau pasangan memang menyedihkan, apalagi jika kita sedang mencintainya dengan sangat tulus. Meski begitu, kita tetap harus tenang dan coba menerimanya dengan lapang. Jangan justru berbuat suatu hal yang membahayakan atau suatu hal yang membuat pasangan semakin ilfil terhadap kita seperti halnya yang dilakukan pria berikut ini.

Pria menahan sang pacar agar tidak memutuskan hubungan mereka dan meninggalkannya
Bukannya tak jadi meninggalkan, si pacar yang
sedang memakai baju putih justru terlihat semakin risi dan malu.
Beberapa orang yang sempat melihat kejadian ini bahkan mengatakan bahwa
si pacar sempat mengatakan pada pria bahwa ia malu dengan kelakuan pria
dan ia benar-benar ingin meninggalkannya. Bagi wanita tersebut,
meninggalkan pria yang menahannya dengan cara kekanak-kanakan adalah
pilihan yang tepat.
Dari laporan yang ada, peristiwa ini terjadi di Huai, Jiangsu, China.
Beberapa orang yang melihat aksi pria ini pun akhirnya mengambil gambar
dan memostingnya di media sosial weibo. Sejak diposting beberapa hari
yang lalu, aksi pria ini setidaknya telah membuat ribuan orang
berkomentar dan menyayangkan aksi pria. Seorang netter mengatakan, "Apa
yang dilakukan pria ini sungguh memalukan. Tidak seharusnya ia melakukan
itu." Netter lain mengatakan, "Sungguh pilihan yang tepat jika akhirnya
si wanita lebih memilih meninggalkan pria tersebut. Pria itu sangat
kekanak-kanakan. Dibandingkan dengan wanita itu, mungkin mereka yang
masih single adalah seseorang yang lebih beruntung."Melihat apa yang dilakukan pria tersebut, kalau kamu apa nih tanggapan kamu? Ya, kalau pun kita sedang mengalami masalah dalam hubungan yang kita jalani, pastikan bahwa kita membicarakan masalah tersebut dengan baik ya.
Repost by : Rajapoker88
No comments:
Post a Comment